Total Pageviews

Tempat Berbagi Beragam Informasi

Go Media;2013. Powered by Blogger.

Blog Archive

Media Sosial

Terkini

Wajib Tahu

Bagi Anda yang Punya Tumor Fibroid/Kulit Berlebih di Tubuh, Begini Cara Menghilangkannya     Edit

Kulit berlebih atau Tumor fibroid adalah tumor jinak pada jaringan ikat. Mereka muncul sebagai kutil pada kulit dengan ukuran hanya beberapa milimeter. Mereka biasanya memiliki warna yang sama dengan kulit, tetapi mereka dapat berpigmen juga. Tumor fibroid mungkin tidak berbahaya, tetapi akan kurang enak dilihat bila jumlahnya lebih dari satu.


Bagi Anda yang Ada Tumor Fibroid/Kulit Berlebih di Tubuh, Begini Cara Menghilangkannya

Tumor fibroid sebagian besar terjadi pada orang paruh baya pada daerah leher, ketiak, perut, bawah payudara, kelopak mata dan bagian tubuh lainnya. Setiap orang memiliki setidaknya satu fibroma pada kulit, sehingga ini bukanlah hal yang aneh.

Berikut adalah cara menggunakan cuka sari apel untuk menghilangkan tumor fibroid:

Cuci daerah sekitar fibroma hanya menggunakan air dan sabun. Setelah itu, gunakan kapas yang dibasahi air untuk membersihkan fibroma dan biarkan kering. Kemudian, rendam sepotong kapas dalam cuka apel. Tempatkan kapas di fibroma dan tempelkan perekat di atasnya. Biarkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air. Ulangi proses ini tiga kali sehari selama seminggu. Fibroma akan mulai gelap dan akhirnya hilang.

Tergantung pada ukuran fibroma, bisa jadi akan ada bekas luka ringan, yang dapat Anda bersihkan dengan krim atau gel Aloe Vera.

Selamat mencoba!

Masya Allah Mukjizat Sedekah! Orang Ini "Dihajikan" Malaikat!     Edit

Sedekah: Apapun bentuknya dan berapapun nilainya, tak jarang bisa mendatangkan pertolongan Allah dari jalan mana saja. Asalkan dengan niat yang tulus dan ikhlas, bukan mustahil ahli sedekah akan dimudahkan meraih apa yang dicita-citakannya. Seperti yang diceritakan dalam kisah berikut ini.

Di sebuah pedesaan di tanah Arab, ada seorang pria bernama Abdullah bin Mubarok yang telah berniat untuk melaksanakan haji tahun depan. Karena itu, dari jauh-jauh hari ia telah menabung untuk bekal berangkat haji.


Saat menjelang musim haji tiba, Abdullah pergi ke pasar dengan membawa uang 500 dinar untuk membeli unta. Sayangnya, uang sebanyak itu ternyata tidak cukup untuk membeli seekor unta. Maka, dia pulang lagi ke rumahnya.

Namun, di tengah perjalanan pulang, Abdullah bin Mubarok melihat ada seorang wanita tengah membersihkan bulu ayam di tempat sampah.

Abdullah bin Mubarok merasa penasaran dan mendekati wanita itu. Saat mengetahui ada orang yang mendekatinya, wanita itu langsung membelakangi Abdullah bin Mubarok. Ia pun semakin tertarik dan ingin tahu.

Alangkah terperanjatnya Abdullah bin Mubarok setelah tahu bahwa wanita itu membersihkan bangkai ayam!

Hal itu diketahui Abdullah karena tidak ada bekas potongan di leher ayam dan mulai tercium bau busuk. Melihat kejadian itu, hati Abdullah bin Mubarok miris dan bertanya pada wanita tersebut.

“Wahai ibu, untuk apa ibu membersihkan bangkai ayam ini?”

“Untuk di makan.” Jawab wanita itu tanpa menoleh.

“Bukankah ibu tahu, Allah mengharamkan kita memakan bangkai ayam.”

“Bangkai ayam ini memang haram bagi tuan, tetapi tidak untukku dan anak-anakku,” jawab si wanita sambil terus membersihkan bangkai ayam itu.

“Memang apa sebabnya?” Abdullah bin Mubarok semakin penasaran.

“Jangan campuri urusanku, pergilah menjauh dariku,”jawab wanita itu dengan nada tidak senang.

“Demi Allah, aku tidak akan pergi dari tempat ini sebelum aku tahu masalahmu!. Katakanlah wahai ibu.”

Mendengar kesungguhan Abdullah bin Mubarok, wanita ini pun angkat bicara.

“Baiklah, karena kau telah meminta dengan nama Allah, aku beritahu masalahku. Ketahuilah tuan, aku dan anak-anakku sudah tiga hari tidak makan kecuali minum sedikit. Suamiku gugur di jalan Allah, dan dia tidak meninggalkan warisan yang bisa di jual untuk menyambung hidup anak-anaknya yang yatim sekarang. Sedangkan, untuk meminta-minta aku malu. Aku mencari makanan kesana kemari, tapi tidak aku dapatkan kecuali bangkai ayam ini,” jawab wanita itu panjang lebar.

Hati Abdullah bergetar hebat. Air matanya mengalir deras membasahi pipinya. Pandangannya menjadi kabur dan seluruh persendianya menjadi terasa lemas. Dia benar-benar merasa sangat berdosa jika membiarkan wanita itu dan anak-anaknya memakan bangkai ayam. Lalu, sambil menunduk, dia berkata dalam hati. “Wahai Ibnu Mubarok, haji apakah yang lebih mabrur dari pada menolong ibu ini dan anak-anaknya?”

Dan tanpa berpikir lagi. Abdullah bin Mubarok menyerahkan semua uang yang akan di gunakannya untuk membeli unta pengangkut bekal hajinya nanti.

“Wahai ibu, mulai detik ini, bangkai ayam itu haram bagimu dan anak-anakmu! Ambilah ini, dan segeralah beri makan anak-anakmu.”

Wanita itu gembira sekali. Sambil menerima pemberian Abdullah bin Mubarok. Wanita itu pun berkata, “Semoga Allah merahmatimu.”

Lalu wanita itu pergi meninggalkan Mubarok, yang dengan ikhlas pulang ke rumah. Pupus sudah keinginannya untuk pergi haji.

Dan saat musim haji usai, Abdullah bin Mubarok menyambut rombongan haji di batas kota bersama keluarga dan kerabat haji. Para haji yang baru pulang itu bercerita telah bertemu Abdullah bin Mubarok di tempat ini dan itu.

Abdullah bin Mubarok tentu saja heran dengan cerita tersebut karena dia tidak jadi pergi haji. Namun semua orang yang berangkat haji mengaku bertemu dengannya.

Malam harinya, Abdullah bin Mubarok mendapat jawaban dari rasa penasarannya tersebut. Ia mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW.

Dalam mimpinya, Rasulullah berkata “Wahai ibnu Mubarok, engkau telah merelakan bekal hajimu untuk menolong sanak keturunanku sehingga mereka terbebas dari kesulitan hidup. Maka, Allah mengutus malaikatNya yang diserupakan dengan dirimu pergi haji untukmu setiap tahun. Dan engkau akan menerima pahalanya sampai hari kiamat.”

Sumber : kabarmakkah.com

Riset Ilmiah Tentang Wudhu Sebelum Mandi Junub dan Serangan Stroke     Edit

Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila mandi junub beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya –dalam riwayat Muslim:” kemudian beliau menuangkan (air) dengan tangan kanannya ke tangan kirinya lalu beliau mencuci kemaluannya- lalu beliau berwudhu seperti wudhu untuk sholat, kemudian beliau mengambil air, lalu memasukkan jari-jemari beliau ke dasar-dasar (pangkal) rambut sampai jika beliau merasa telah membasahi kulitnya (kulit kepala) beliau menyiram kepalanya tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha di atas dapat disimpulkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sebelum menyiramkan/mengguyur seluruh anggota badan beliau dengan air, beliau berwudhu terlebih dahulu seperti wudhu untuk shalat. Ini berarti bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wasallam membasahi sebagian tubuhnya terlebih dahulu sebelum mengguyur seluruh badan.


Hal ini, kalau dilihat dari sisi kesehatan adalah dalam rangka menghindari perubahan suhu yang ekstrem pada tubuh. Karena badan manusia yang hangat, dan langsung disiram air yang dingin secara mendadak akan mengakibatkan perubahan suhu yang sangat mencolok dan akhirnya memberikan efek yang berbahaya bagi tubuh. Dan tidak jarang kita mendengar orang yang meninggal setelah mandi pagi dan sebelumnya tidak tidur semalaman. Hal itu mungkin terjadi karena suhu tubuh orang yang bangun dari tidur relatif tinggi, kemudian disiram dengan air yang dingin secara serentak, tanpa didahului dengan wudhu terlebih dahulu.

Para dokter juga menyebutkan bahwa ketika mandi seseorang hendaknya tidak langsung mengguyur kepalanya, karena bisa beresiko stroke. Menurut pakar saraf kemungkinan itu ada terutama pada orang-orang tertentu, yakni saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya.

Maka itu disarankan bila sedang dalam keadaan kepanasan atau kedinginan, sebaiknya hindari mengguyur air langsung ke kepala saat mandi. Pada orang-orang tertentu, mengguyur air langsung ke kepala dengan suhu yang berlawanan bisa menyebabkan stroke.

Semua titik dan suhu dalam tubuh manusia baik yang berada di dalam maupun di luar berpengaruh pada aktivitas otak. Otak berfungsi untuk memonitor tubuh agar berfungsi secara normal, maka sesuatu yang ganjil pada tubuh tentu sangat mempengaruhi otak.

Menurut Prof. dr. Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM, jika seseorang yang tubuhnya sedang kepanasan lalu langsung diguyur kepalanya dengan air dingin, bisa menyebabkan saraf kaget atau bahkan stroke. Ini juga terjadi ketika tubuh yang kedinginan tiba-tiba diguyur air panas. Perubahan yang tiba-tiba ini yang menyebabkan stroke. Menurut mereka untuk menghindari risiko “kepala kaget” disarankan saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya, maka saat mandi jangan langsung mengguyur air di kepala. Beri tubuh penyesuaian dulu seperti menyiram tangan lalu badan baru ke kepala.

Dan yang seperti ini sudah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam semenjak 15 abad yang lalu dan telah dilakukan oleh kaum Muslimin dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tentunya hal ini membuktikan bahwa Islam adalah agama yang benar, dan ajarannya adalah semata-mata untuk mendatangkan kemaslahatan dan kebaikan bagi manusia baik di dunia maupun di akhirat.
Showing posts with label Wajib Tahu. Show all posts
Showing posts with label Wajib Tahu. Show all posts

Friday, 26 February 2016

Bagi Anda yang Punya Tumor Fibroid/Kulit Berlebih di Tubuh, Begini Cara Menghilangkannya

Kulit berlebih atau Tumor fibroid adalah tumor jinak pada jaringan ikat. Mereka muncul sebagai kutil pada kulit dengan ukuran hanya beberapa milimeter. Mereka biasanya memiliki warna yang sama dengan kulit, tetapi mereka dapat berpigmen juga. Tumor fibroid mungkin tidak berbahaya, tetapi akan kurang enak dilihat bila jumlahnya lebih dari satu.


Bagi Anda yang Ada Tumor Fibroid/Kulit Berlebih di Tubuh, Begini Cara Menghilangkannya

Tumor fibroid sebagian besar terjadi pada orang paruh baya pada daerah leher, ketiak, perut, bawah payudara, kelopak mata dan bagian tubuh lainnya. Setiap orang memiliki setidaknya satu fibroma pada kulit, sehingga ini bukanlah hal yang aneh.

Berikut adalah cara menggunakan cuka sari apel untuk menghilangkan tumor fibroid:

Cuci daerah sekitar fibroma hanya menggunakan air dan sabun. Setelah itu, gunakan kapas yang dibasahi air untuk membersihkan fibroma dan biarkan kering. Kemudian, rendam sepotong kapas dalam cuka apel. Tempatkan kapas di fibroma dan tempelkan perekat di atasnya. Biarkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air. Ulangi proses ini tiga kali sehari selama seminggu. Fibroma akan mulai gelap dan akhirnya hilang.

Tergantung pada ukuran fibroma, bisa jadi akan ada bekas luka ringan, yang dapat Anda bersihkan dengan krim atau gel Aloe Vera.

Selamat mencoba!
Read More

Masya Allah Mukjizat Sedekah! Orang Ini "Dihajikan" Malaikat!

Sedekah: Apapun bentuknya dan berapapun nilainya, tak jarang bisa mendatangkan pertolongan Allah dari jalan mana saja. Asalkan dengan niat yang tulus dan ikhlas, bukan mustahil ahli sedekah akan dimudahkan meraih apa yang dicita-citakannya. Seperti yang diceritakan dalam kisah berikut ini.

Di sebuah pedesaan di tanah Arab, ada seorang pria bernama Abdullah bin Mubarok yang telah berniat untuk melaksanakan haji tahun depan. Karena itu, dari jauh-jauh hari ia telah menabung untuk bekal berangkat haji.


Saat menjelang musim haji tiba, Abdullah pergi ke pasar dengan membawa uang 500 dinar untuk membeli unta. Sayangnya, uang sebanyak itu ternyata tidak cukup untuk membeli seekor unta. Maka, dia pulang lagi ke rumahnya.

Namun, di tengah perjalanan pulang, Abdullah bin Mubarok melihat ada seorang wanita tengah membersihkan bulu ayam di tempat sampah.

Abdullah bin Mubarok merasa penasaran dan mendekati wanita itu. Saat mengetahui ada orang yang mendekatinya, wanita itu langsung membelakangi Abdullah bin Mubarok. Ia pun semakin tertarik dan ingin tahu.

Alangkah terperanjatnya Abdullah bin Mubarok setelah tahu bahwa wanita itu membersihkan bangkai ayam!

Hal itu diketahui Abdullah karena tidak ada bekas potongan di leher ayam dan mulai tercium bau busuk. Melihat kejadian itu, hati Abdullah bin Mubarok miris dan bertanya pada wanita tersebut.

“Wahai ibu, untuk apa ibu membersihkan bangkai ayam ini?”

“Untuk di makan.” Jawab wanita itu tanpa menoleh.

“Bukankah ibu tahu, Allah mengharamkan kita memakan bangkai ayam.”

“Bangkai ayam ini memang haram bagi tuan, tetapi tidak untukku dan anak-anakku,” jawab si wanita sambil terus membersihkan bangkai ayam itu.

“Memang apa sebabnya?” Abdullah bin Mubarok semakin penasaran.

“Jangan campuri urusanku, pergilah menjauh dariku,”jawab wanita itu dengan nada tidak senang.

“Demi Allah, aku tidak akan pergi dari tempat ini sebelum aku tahu masalahmu!. Katakanlah wahai ibu.”

Mendengar kesungguhan Abdullah bin Mubarok, wanita ini pun angkat bicara.

“Baiklah, karena kau telah meminta dengan nama Allah, aku beritahu masalahku. Ketahuilah tuan, aku dan anak-anakku sudah tiga hari tidak makan kecuali minum sedikit. Suamiku gugur di jalan Allah, dan dia tidak meninggalkan warisan yang bisa di jual untuk menyambung hidup anak-anaknya yang yatim sekarang. Sedangkan, untuk meminta-minta aku malu. Aku mencari makanan kesana kemari, tapi tidak aku dapatkan kecuali bangkai ayam ini,” jawab wanita itu panjang lebar.

Hati Abdullah bergetar hebat. Air matanya mengalir deras membasahi pipinya. Pandangannya menjadi kabur dan seluruh persendianya menjadi terasa lemas. Dia benar-benar merasa sangat berdosa jika membiarkan wanita itu dan anak-anaknya memakan bangkai ayam. Lalu, sambil menunduk, dia berkata dalam hati. “Wahai Ibnu Mubarok, haji apakah yang lebih mabrur dari pada menolong ibu ini dan anak-anaknya?”

Dan tanpa berpikir lagi. Abdullah bin Mubarok menyerahkan semua uang yang akan di gunakannya untuk membeli unta pengangkut bekal hajinya nanti.

“Wahai ibu, mulai detik ini, bangkai ayam itu haram bagimu dan anak-anakmu! Ambilah ini, dan segeralah beri makan anak-anakmu.”

Wanita itu gembira sekali. Sambil menerima pemberian Abdullah bin Mubarok. Wanita itu pun berkata, “Semoga Allah merahmatimu.”

Lalu wanita itu pergi meninggalkan Mubarok, yang dengan ikhlas pulang ke rumah. Pupus sudah keinginannya untuk pergi haji.

Dan saat musim haji usai, Abdullah bin Mubarok menyambut rombongan haji di batas kota bersama keluarga dan kerabat haji. Para haji yang baru pulang itu bercerita telah bertemu Abdullah bin Mubarok di tempat ini dan itu.

Abdullah bin Mubarok tentu saja heran dengan cerita tersebut karena dia tidak jadi pergi haji. Namun semua orang yang berangkat haji mengaku bertemu dengannya.

Malam harinya, Abdullah bin Mubarok mendapat jawaban dari rasa penasarannya tersebut. Ia mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW.

Dalam mimpinya, Rasulullah berkata “Wahai ibnu Mubarok, engkau telah merelakan bekal hajimu untuk menolong sanak keturunanku sehingga mereka terbebas dari kesulitan hidup. Maka, Allah mengutus malaikatNya yang diserupakan dengan dirimu pergi haji untukmu setiap tahun. Dan engkau akan menerima pahalanya sampai hari kiamat.”

Sumber : kabarmakkah.com
Read More

Riset Ilmiah Tentang Wudhu Sebelum Mandi Junub dan Serangan Stroke

Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila mandi junub beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya –dalam riwayat Muslim:” kemudian beliau menuangkan (air) dengan tangan kanannya ke tangan kirinya lalu beliau mencuci kemaluannya- lalu beliau berwudhu seperti wudhu untuk sholat, kemudian beliau mengambil air, lalu memasukkan jari-jemari beliau ke dasar-dasar (pangkal) rambut sampai jika beliau merasa telah membasahi kulitnya (kulit kepala) beliau menyiram kepalanya tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha di atas dapat disimpulkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sebelum menyiramkan/mengguyur seluruh anggota badan beliau dengan air, beliau berwudhu terlebih dahulu seperti wudhu untuk shalat. Ini berarti bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wasallam membasahi sebagian tubuhnya terlebih dahulu sebelum mengguyur seluruh badan.


Hal ini, kalau dilihat dari sisi kesehatan adalah dalam rangka menghindari perubahan suhu yang ekstrem pada tubuh. Karena badan manusia yang hangat, dan langsung disiram air yang dingin secara mendadak akan mengakibatkan perubahan suhu yang sangat mencolok dan akhirnya memberikan efek yang berbahaya bagi tubuh. Dan tidak jarang kita mendengar orang yang meninggal setelah mandi pagi dan sebelumnya tidak tidur semalaman. Hal itu mungkin terjadi karena suhu tubuh orang yang bangun dari tidur relatif tinggi, kemudian disiram dengan air yang dingin secara serentak, tanpa didahului dengan wudhu terlebih dahulu.

Para dokter juga menyebutkan bahwa ketika mandi seseorang hendaknya tidak langsung mengguyur kepalanya, karena bisa beresiko stroke. Menurut pakar saraf kemungkinan itu ada terutama pada orang-orang tertentu, yakni saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya.

Maka itu disarankan bila sedang dalam keadaan kepanasan atau kedinginan, sebaiknya hindari mengguyur air langsung ke kepala saat mandi. Pada orang-orang tertentu, mengguyur air langsung ke kepala dengan suhu yang berlawanan bisa menyebabkan stroke.

Semua titik dan suhu dalam tubuh manusia baik yang berada di dalam maupun di luar berpengaruh pada aktivitas otak. Otak berfungsi untuk memonitor tubuh agar berfungsi secara normal, maka sesuatu yang ganjil pada tubuh tentu sangat mempengaruhi otak.

Menurut Prof. dr. Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM, jika seseorang yang tubuhnya sedang kepanasan lalu langsung diguyur kepalanya dengan air dingin, bisa menyebabkan saraf kaget atau bahkan stroke. Ini juga terjadi ketika tubuh yang kedinginan tiba-tiba diguyur air panas. Perubahan yang tiba-tiba ini yang menyebabkan stroke. Menurut mereka untuk menghindari risiko “kepala kaget” disarankan saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya, maka saat mandi jangan langsung mengguyur air di kepala. Beri tubuh penyesuaian dulu seperti menyiram tangan lalu badan baru ke kepala.

Dan yang seperti ini sudah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam semenjak 15 abad yang lalu dan telah dilakukan oleh kaum Muslimin dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tentunya hal ini membuktikan bahwa Islam adalah agama yang benar, dan ajarannya adalah semata-mata untuk mendatangkan kemaslahatan dan kebaikan bagi manusia baik di dunia maupun di akhirat.
Read More

Order mudah! via WhatsApp.

Instant Checkout dengan Contact Form WhatsApp.

Online 1x24 Jam!

Apapun pesananmu, CS (Customer Service) kami akan dengan senang hati untuk melayani.. :)

Kualitas Terbaik!

Kami memastikan, produk yang kami kirim sesuai dengan Ekspektasi pembeli.
1 Butuh bantuan?

×